Kegiatan Surveilans Penyakit Zoonosa (Leptospirosis) Pada Tikus di Kota Pekanbaru 10 – 14 Juni 2024

Leptospirosis adalah penyakit zoonosa yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Leptospirosis ditularkan melalui kontak dengan lingkungan seperti  air, lumpur, tanaman atau benda – benda yang telah dicemari oleh urin tikus yang mengandung bakteri Leptospira. Gejala klinis leptospirosis ditandai dengan adanya demam, nyeri kepala, nyeri otot, khususnya di daerah betis, paha, dalam keadaan berat diikuti dengan adanya ikterik, serta adanya tanda-tanda kegagalan ginjal.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan penangkapan tikus menggunakan metode success trap. Tikus yang tertangkap akan dilakukan identifikasi species dan pembedahan untuk isolasi bakteri pathogen dan juga pemeriksaan serologis (PCR) di laboratorium.

Sebagai Tier 4 Balai Labkesmas Batam juga melibatkan Labkesda Provinsi Riau, Labkesda Kota Pekanbaru, dan Puskesmas Tenayan Raya untuk melakukan Bimbingan teknis  tentang program kegiatan ini.

Tercapainya Kegiatan ini tak luput dari kerjasama yang sinergi dengan BKK Kelas I Kota Pekanbaru, Dinkes Provinsi Riau, Dinkes Kota Pekanbaru, serta masyarakat yang terlibat  membantu kegiatan ini.[silfy]