Kegiatan Pasca Kejadian Luar Biasa Penyakit Diare di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat

Pada bulan April minggu ketiga merebak kasus KLB Diare di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat yang telah menjadi issu nasional dengan penderita yang sembuh sebanyak 152 penderita, dan terdapat 5 orang penderita yang meninggal dunia serta terdapat 81 orang penderita yang mengalami rawat inap di Puskesmas. Untuk merespon kasus KLB ini maka tim dari Balai Labkesmas Batam menurunkan tiga orang staf (Sofyang Daeng Kelana, Dewi Putriani dan Isnadi Ari Sandi) pada tanggal 20 s.d 23 Mei 2024  guna melakukan pemeriksaan faktor risiko lingkungan dan membuat teknologi tepat guna untuk sumber air yang digunakan.

Untuk itu tim dari Balai Labkesmas Batam melakukan pemasangan alat TTG sederhana untuk menjadikan sumber air minum yang layak konsumsi di Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan yang merupakan salah satu sumber air minum yang langsung diminum tanpa diolah terlebih dahulu. Adapun lokasi kegiatanberada di bawah wilayah kerja Puskesmas Suranpih.

Alat yang di pasang adalah alat Teknologi Tepat Guna Berupa Penyaringan Air Minum Berbasis Kombinasi Lampu UV Sederhana. Dari sumber mata air, dialirkan melewati dua unit drum kecil yang berkapasitas 5 liter dan didalamnya dipasang lampu UV jenis C dengan posisi vertical. Serta pada bak penampungan kedua, sebanyak dua uni lampu UV yang terpasang masing-masing posisi vertical juga. Lampu UV yang sudah terpasang antara bak pertama dengan bak kedua di kombinasikan dengan system paralel.