Kegiatan Surveilans Toksoplasmosis di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat

Kasus toxopolasmosis pada manusia tergolong sangat tinggi yaitu di atas 40% Dinamika kasus toxopolasmosis di Indonesia cukup sulit diikuti secara tepat karena surveilans yang reguler tidak diprogramkan dengan terencana. Untuk mengetahui gambaran kasus toksoplasmosis dan mengetahui faktor risiko toksoplasmosis di wilayah kerja Balai Labkesmas Batam, oleh karena itu kegiatan ini dilakukan di Kota Padang sebagai screening awal di Provinsi Sumatera Barat. Desain studi yang digunakan adalah crossectional. Metode pemeriksaan sampel dengan menggunakan IgG dan IgM Rapid Diagnostic Test (RDT) Toxoplasmosis.

Kegiatan berlangsung tanggal 14-17 Mei 2024 pada lokasi wilayah kkerja Puskesmas Padang Pasir dan Puskesmas Andalas, Sasaran screening adalah Wanita Usia Subur (WUS) dengan sample yang diharapkan sebanyak 90 responden dan pemeriksaan terlah dilakukan pada 92 responden dan ada hasil pemeriksaan yang positif. Untuk selanjutnya akan disampaikan ke Dinas Kesehatan Kota Padang untuk melakukan intervensi kepada responden yang positif bekerja sama dengan pihak puskesmas terkait.