BTKLPP Batam menghadiri Rapat SATGASUS di Mako Batalion Yonif 136

Batam, 26 April 2021, DANSATGASUS COVID-19 Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int selaku Kepala Satuan Tugas Khusus Penanganan COVID_19 Daerah Perlintasan Provinsi Kepulauan Riau memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Pasca Pembentukan Satuan Tugas Khusus Penangana COVID-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri pada 26/04/21 kemarin di Markas Komando(Mako) Batalion Infanteri(Yonif) Raider Khusus(RK) 136/Tuah Sakti(TS) Tembesi Batam, Rapat pada siang itu di hadiri oleh semua Sektor Pemerintah yang terkait dalam TIM Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Rapat SATGASUS ini bertujuan untuk pematangan dalam pembentukan Satuan Tugas itu sendiri dengan rencana penangananya ada pembagian tahapan-tahapan penerimaan PMI dan juga menjuk siapa yang berada di bagian penanganan pertama, kedua dan selanjutnya hingga selesai masa karantina para Pekerja Migran Indonesia selama 5 hari tersebut di Kota Batam dan Tj. Pinang.

BTKLPP Kelas I Batam memiliki kesepakatan dengan Rumah Sakit Khusu Infeksius (RSKI) Galang dan RUMKITBAN 01.08.03 KOD.BATAM “..bahwa kami sebagai Laboratorium Pemeriksa Sampel dan tidak melakukan pengambilan Swab..” ujar (Karumkit RSKI) Pulau Galang, Kolonel Ckm Dr dr Khairul Ihsan Nasution dan Budi Santosa, SKM, M.K.K.K (Kepala BTKLPP Kelas I Batam) menambahkan “untuk data New All Record (NAR) jangan sampai terlambat”.

Rencana skema alur pengambilan Sampel pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang akan melakukan pengambilan Sampel Swab yang pertama (1) dan juga sekaligus pengimputan Aplikasi data New All Record (NAR) sebelum para Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu melakukan Karantina, setelah itu Sampel di kirim ke Laboratorium untuk di periksa.

Laboratorium BTKLPP Kelas I Batam sebagai Laboratorium utama dan Laboratorium Rumah Sakit Khusus Infeksius (RSKI) Galang juga Laboratorium RUMKITBAN 01.08.03 KOD.BATAM. Sedang untuk yang bertugas melakukan pengambilan sampel Swab yang kedua (2) sesuai kesepakatan adalah Dinas Kesehatan yang melakukan pengambilan Swab berikut data New All Record (NAR), dan sampel langsung di kirim ke Laboratorium tertunjuk yang rencananya sebelum pukul 12:00 siang agar pemeriksaan sampel dapat segera di lakukan dan hasil segera di dapat sehingga para Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa lebih cepat dalam penanganan selanjutnya (di Pulangkan atau Karantina Pasien Positif). (won)#btklpp#btklppbatam#COVID_19#Batam#Kepri

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *